7.22.2013

mantan #1 (kotak surat cinta)

Kali pertama pacaran sewaktu SMP kelas 9. Itupun mendekati UAN. Memang selama hampir tiga tahun ketelanjurtampananku dengan susah payah berhasil aku sembunyikan. Aku memang bener-benar hebat. Aku pacaran dengan anak kelas 7. Namanya…umm…sebut saja Neptunus. Iya, dia anak kelas 7 yang sedikit lebih cantik dibanding dengan yang lain. Pacaran kami cukup unik, pada era itu ponsel masih, sangat-sangat-sangat, dianggap barang mewah. Jadi ada tiga cara kami berkomunikasi.

7.19.2013

misteri di balik sensasi memarut kelapa

aku lupa ternyata adel, adhekku, sudah masuk smp. jenjang kehidupan baru bagi anak remaja. sebagai kakak yang baik (dengan terpaksa) aku menelpon dia.
aku: haloooooo.....assalamualaikum dellllllll!!!! (sambil teriak kenceng)
di seberang telepon: waalaikum salam, tampan...(ternyata suara nyokap)
aku: lho...mama, hehehe

3.28.2013

Sepenggal Cerita Kecil


jauh sudah langkah mengayun. banyak cerita yang telah warnai hidup.
kini aku tak lagi belia. tapi mengapa gelak tawa, senda gurau dan nakalku masih lekat dalam ingatan? 
seolah waktu tak bergerak.

kecuali....


sepenggal cerita kecil tentang dirimu yang tak pernah aku tahu. kini, dengan sengaja kau luapkan kisah itu pada angin. aku tak percaya. dingin saja.
ah...akankah masa itu kembali? tidak. tidak akan mungkin!


setelah itu....

2.25.2013

selesai


Apa pendapatmu tentang seseorang yang selama ini menjadi bagian silabus dalam pikiranmu?

Ah, pertanyaan klasik. Coba ganti pertanyaaan, apa pendapatmu tentang seseorang yang di silabus pikirannya hanya ada kamu? Tentu kamu tahu, kan bagaimana jadinya?

Bagaimana aku tahu?

Mestinya kamu tahu, mungkin kurang lebih seperti kamu.

Seperti aku bagaimana?

Ya seperti kamu. Memang selama ini jadi apa kamu?

Jadi….

Jadi orang yang selama ini di silabusmu itu, iya?

Apa maksudmu?

Menurutmu yang ada di silabusmu itu seperti apa?

Sudahlah, aku bosan membahasnya.

Itu. Ya, itu. Orang yang selama ini menjadikanmu berada di silabusnya juga bosan. Secara tidak sadar orang yang selama ini kamu pikirkan, kamu anggap tidak punya perasaan, jahat, monster, godzila, atau apalah, sekarang dia sudah sukses menjadikanmu godzila bagi orang lain.