
dahulu kaum perempuan diseluruh dunia berada di bawah kedzaliaman kaum laki-laki. hal ini tidak hanya berlaku dikalangan primitif,namun juga juga terjadi dikalangan masyarakat yang telah berperadaban.
perempuan diperjual belikan. mereka tak ubahnya hewan dan barang dagangan. mereka dipaksa untuk menikah atau untuk menjadi pelacur. mereka dianggap sebagai barang warisan. mereka dimiliki dan tidak dapat menjadi pihak yang memiliki.
di sejumlah tempat,orang-orang masih larut dalam perbedaan pendapat seputar keberadaan sosok perempuan. apakah perempuan adalah manusia yang mempunyai ruh seperti laki-laki atau tidak? apakah perempuan adalah objek ajaran agama atau bukan? apakah ibadah yang mereka lakukan sah atau tidak? apakah kaum perempuan masuk surga diakhirat?
sebuah simposium besar Romawi menetapkan bahwa perempuan adalah hewan najis yang tidak mempunyai ruh dan akan punah. namun mereka terkena kewajiban beribadah dan mengabdi. mereka harus ditutup mulutnya seperti unta dan anjing agar tidak dapat tertawa dan berbicara dengan alasan perempuan adalah tali setan. hukum-hukum yang berlaku pada masa itu memperbolehkan orang tua menjual anak perempuannya sendiri.
dikalangan masyarakat arab tersebar keyakinan bahwa seorang ayah berhak membunuh anak perempuannya. bahkan mereka juga berhak untuk menguburnya hidup-hidup.
masyarakat yang memberikan panghargaan relatif baik kepada perempuan adalah masyarakat perancis. mereka menetapkan perempuan adalah manusia,namun mereka diciptakan untuk mengabdi kepada laki-laki. ketetapan ini tercetus setelah mereka terlibat perdebatan panjang dan melelahkan.
Muhammad Saw. lahir pada 572 M; sementara masyarakat perancis mencetuskan keputusan tentang sosok perempuan sebagai manusia pada 586 M. tepatnya sekitar lima belas tahun setelah kelahiran nabi Muhammad Saw. saat itu tidak ada seorangpun yang tahu bahwa sosok agung ini adalah utusan Tuhan untuk memperbaiki kondisi manusia secara umum serta memperbaiki harkat dan martabat perempuan secara khususnya.
Muhammad Saw. diutus pada abad ke-7 M sebagai pembawa kabar gembira sekaligus pemberi peringatan kepada seluruh umat manusia. beliau menyeru manusia untuk mengarahkan ibadah hanya kepada Allah SWT,Tuhan YME. menyeru untuk menyucikan jiwa manusia yang telah diracuni oleh adat istiadat,dirusak oleh fanatisme kesukuan, dan kedaerahan. perempuan merupakan salah satu objek pembenahan yang dilakukan oleh sosok agung ini. satu pembenahan yang tidak pernah dilakukan pada masa sebelumnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
apa ya?