“jangan lupa makan”, pesan singkatmu saat kita bertengkar.
“rindu itu dirasakan bukan dihitung”, katamu saat aku
kebingungan untuk membalas rindumu.
“sepertinya jalan kaki malam-malam menyenangkan”, ajakmu
untuk menonton pertunjukan drama.
“kabarnya kopi itu bagus untuk jantung, tapi coba sekali-kali
minum teh manis”, saranmu saat aku melembur tugas.
“kamu baik-baik saja, kan?” perhatianmu saat aku terlambat
dua jam di kencan kita.
“jangan terlalu tampan, ya. biar cuma aku yang menyukaimu”,
godamu saat rambutku berantakan terkena hujan.
“aku hanya menunggu kesetiaanmu”, pintamu saat aku bercerita
tentang gadis yang kutaksir.
senyummu berseri.